Satelit komunikasi berfungsi untuk memberikan
pelayanan radio dan televisi serta telekomunikasi ketempat-tempat di bumi.
Sebagai negara kepulauan yang
pulau-pulaunya tersebar dan memiliki daerah-daerah pedalaman yang terisolasi, penggunaan
satelit komunikasi di negara kita sangat tepat. Satelit ini dapat digunakan
untuk menyiarkan informasi-informasi pendidikan dan kesehatan ke daerah-daerah
terpencil.
Terdapat 2 jenis satelit
komunikasi, yaitu :
a.
Satelit pemantul, berfungsi
sebagai reflector ( pemantul )
bagi gelombang-gelombang mikro dari stasiun pemancar bumi.
b.
Satelit pengulang, berfungsi
memperkuat sambil memantulkan ulang suatu gelombang yang diterima. Di dalam
satelit ini, terdapat alat Transponder yang berfungsi sebagai
pemancar ulang. Bebarapa satelit komunikasi di antaranya : Intelsat, Satcom, Comstat, Westar
dan Palapa.
SATELIT PALAPA
Satelit Palapa adalah satelit komunikasi milik Indonesia
yang mengorbit bumi secara sinkron. Satelit ini ditempatkan pada ketinggian
36.000 Km di atas Khatulistiwa pada lokasi 113 °BT dan dikendalikan oleh antena di stasiun
bumi yang berlokasi di Cibinong.
Siaran TV dan radio dari Jakarta yang
dipancarkan melalui stasiun bumi ke stasiun Palapa dipancarkan ulang ke stasiun
bumi yang tersebar diseluruh Nusantara. Berita – berita dari negara lainpun
dapat diterima di negara kita melalui satelit negara tersebut dan diteruskan
oleh satelit Palapa ke seluruh wilayah di tanah air.
Satelit komunikasi tidak dapat
dipergunakan terus menerus. Selama ini, Indonesia telah meluncurkan 3 generasi
satelit Palapa, yaitu generasi A ( Palapa A-1 dan A-2), generasi B (Palapa B-1,
B-2, B-2P, B-2R dan B-4), dan generasi C
( Palapa C-1 dan C-2 ).
Masa pergantian generasi Palapa B ke
Palapa C diikuti pula oleh perubahan operator Palapa, yaitu dari BUMN PT.
Telkom ke sektor swasta PT. Satelit Palapa Indonesia ( Satelindo ).
Dibanding generasi Palapa B yang hanya
mampu menjangkau kawasan ASEAN, Palapa C mampu menjangkau seluruh wilayah Asia,
Rusia, Australia dan Selandia Baru.
Dibawah ini ditabelkan Satelit – satelit
Palapa Indonesia, dari generasi A-1 sampai dengan C-2.
Nama
Satelit
|
Tanggal
Peluncuran
|
Jumlah
Transponder
|
Pesawat
Peluncur
|
Perkiraan
Usia Satelit
|
Palapa A-1
|
8
Juli 1976
|
12
|
Delta 2914
|
7 tahun
|
Palapa A-2
|
10 Maret
1977
|
12
|
Delta 2914
|
7 tahun
|
Palapa B-1
|
19 Juni 1983
|
24
|
Challenger
|
8 tahun
|
Palapa B-2
|
6
Februari 1984
|
24
|
Challenger
|
8 tahun
|
Palapa B-2P
|
20 Maret
1990
|
24
|
Delta 3920
|
8 tahun
|
Palapa B-2R
|
20 Maret
1990
|
24
|
Delta 6925-8
|
8 tahun
|
Palapa B-4
|
7
Mei 1992
|
24
|
Delta 7925
|
11 tahun
|
Palapa C-1
|
1
Februari 1996
|
34
|
Atlas 2 AS
|
14 tahun
|
Palapa C-2
|
15 Mei 1996
|
34
|
Airane 44 L
|
14 tahun
|
Keterangan : Transponder = alat untuk komunikasi. Satu
Transponder setara dengan 800 saluran telepon atau 1 saluran TV berwarna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar